LANGKAH-LANGKAH UNTUK BEKERJA DI JEPANG
Pendahuluan & Gambaran Umum Bekerja di Jepang
Bekerja di Jepang merupakan impian banyak orang Indonesia karena gaji tinggi, lingkungan kerja disiplin, serta kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. Namun proses untuk dapat bekerja di Jepang tidaklah instan. Pemerintah Jepang menerapkan sistem ketat untuk memastikan pekerja asing memiliki kemampuan bahasa, keterampilan kerja, kondisi kesehatan, dan legalitas yang sesuai.
Secara umum, ada dua jalur utama bekerja di Jepang:
-
Jalur Pemagangan (Tokutei Ginou / SSW / Gino Jisshu)
-
Jalur Profesional / Highly Skilled Worker
Kedua jalur ini memiliki prosedur yang mirip namun syarat berbeda. Dokumen yang dibutuhkan pun cukup banyak dan harus disiapkan dengan benar. Oleh karena itu, penting untuk memahami urutan lengkap prosesnya.
Penjelasan berikut menguraikan semua langkah dari awal hingga berangkat ke Jepang, termasuk biaya, proses pelatihan, dokumen, wawancara, hingga kehidupan setelah sampai di Jepang.
Langkah 1: Menentukan Jalur Kerja
1. Jalur Pemagangan (Technical Intern Training Program / TITP)
Biasanya diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK. Anda akan magang selama 3–5 tahun di bidang tertentu seperti manufaktur, pertanian, perikanan, pengelasan, perhotelan, dan sebagainya.
Kelebihan:
-
Tidak wajib bisa bahasa Jepang saat awal mendaftar
-
Banyak lowongan
-
Cocok untuk pemula
-
Gaji relatif stabil
Kekurangan:
-
Status masih “pemagang”
-
Tidak bisa pindah perusahaan sesuka hati
-
Ada biaya pelatihan
2. Jalur SSW (Tokutei Ginou / Specific Skilled Worker)
Program resmi Jepang sejak 2019 untuk menarik pekerja terampil.
Syarat:
-
Lulus ujian bahasa Jepang minimal N4 (beberapa bidang mensyaratkan N3)
-
Lulus ujian keterampilan (Skill Test sesuai bidang)
-
Usia 18 tahun ke atas
Kelebihan:
-
Status pekerja (bukan magang)
-
Gaji sama seperti pekerja Jepang di sektor yang sama
-
Bisa pindah perusahaan dalam sektor yang sama
3. Jalur Profesional / Highly Skilled Worker
Untuk pekerja dengan pendidikan tinggi atau pengalaman profesional, seperti IT, perawat, engineer, dosen, peneliti, dan lainnya.
Syarat:
-
Kemampuan bahasa Jepang (tersedia beberapa jalur bahasa Inggris)
-
Gelar pendidikan tinggi
-
Pengalaman kerja minimal 3–5 tahun
Langkah 2: Memenuhi Persyaratan Awal
Sebelum mendaftar, Anda perlu memenuhi syarat berikut:
1. Usia
-
Pemagangan: 18–30 tahun
-
SSW: >18 tahun
-
Profesional: tidak ada batas khusus
2. Kemampuan Bahasa Jepang
-
Pemagangan: biasanya disiapkan di LPK
-
SSW: wajib lulus JLPT N4 atau JFT Basic A2
-
Profesional: biasanya N2–N1
3. Pendidikan & Keterampilan
-
Minimal SMA/sederajat
-
Beberapa sektor membutuhkan sertifikat keahlian (mis. welding, caregiving)
4. Kesehatan
Semua kandidat wajib medical check-up meliputi:
-
Tes TBC
-
Tes narkoba
-
Tes hepatitis
-
Tes fisik lengkap
5. Tidak Pernah Overstay atau Deportasi di Jepang
Catatan imigrasi menjadi pertimbangan penting.
Langkah 3: Belajar Bahasa Jepang
Bahasa adalah aspek utama dalam bekerja di Jepang. Proses belajar biasanya sebagai berikut:
Tahap 1 — Dasar (3 bulan)
-
Hiragana
-
Katakana
-
Kanji dasar 100–150
-
Percakapan sehari-hari
Tahap 2 — Menengah (3–6 bulan)
-
Tata bahasa (bunpou)
-
Listening & speaking
-
Latihan JLPT N5–N4
Tahap 3 — Persiapan Ujian (1–3 bulan)
Fokus pada latihan soal JLPT / JFT.
Tips belajar cepat:
-
Gunakan aplikasi seperti Minna no Nihongo, Duolingo, JLPT Sensei
-
Tonton anime atau drama Jepang untuk listening
-
Latihan bicara dengan native tutor
Total waktu belajar biasanya 6–12 bulan.
Langkah 4: Memilih LPK, Sending Organization, atau Langsung Perusahaan
Ada 3 cara berangkat:
1. Melalui LPK (Lembaga Pelatihan Kerja)
Paling umum di Indonesia. LPK menyediakan pelatihan bahasa, keterampilan, pengurusan dokumen, dan koneksi dengan pihak Jepang.
Perhatikan saat memilih LPK:
-
Legalitas dan izin operasional
-
Transparansi biaya
-
Reputasi alumni
-
Kontrak tertulis
-
Tidak memaksa atau meminta uang tidak resmi
2. Melalui Perusahaan Penyalur Resmi / Sending Organization (SO)
Bekerja sama langsung dengan Jepang, lebih aman karena terdaftar di BNP2MI.
3. Melamar langsung ke perusahaan Jepang
Cocok untuk lulusan universitas atau profesi IT.
Biasanya melalui situs:
-
Mynavi
-
GaijinPot
-
Daijob
-
LinkedIn
Namun prosesnya lebih kompetitif.
Langkah 5: Mengikuti Pelatihan & Seleksi Perusahaan Jepang
A. Pelatihan di Indonesia
Berisi:
-
Bahasa Jepang
-
Budaya dan etika kerja
-
Pelatihan teknis sesuai bidang
-
Simulasi wawancara
B. Seleksi oleh Perusahaan Jepang
Seleksi biasanya meliputi:
-
Tes tertulis sederhana
-
Tes fisik (push-up, squat, lari kecil)
-
Wawancara via Zoom atau langsung
-
Tes skill (tergantung sektor)
C. Penerimaan & Penandatanganan Kontrak
Jika lulus, Anda akan menerima Letter of Acceptance (LOA) dari perusahaan Jepang.
Langkah 6: Pengurusan Dokumen Penting
Berikut daftar lengkap dokumen yang harus disiapkan:
1. Dokumen Pribadi
-
KTP
-
KK
-
Akta lahir
-
Paspor
-
Ijazah
-
SKCK
-
Surat izin orang tua
2. Dokumen Kesehatan
-
Medical check-up lengkap
3. Dokumen untuk Imigrasi Jepang
-
Kontrak kerja
-
Form aplikasi COE (Certificate of Eligibility)
-
Riwayat hidup
-
Sertifikat JLPT/JFT
-
Sertifikat skill (untuk SSW)
Proses penerbitan COE oleh imigrasi Jepang biasanya 1–3 bulan.
Tanpa COE, Anda tidak bisa mendapatkan visa kerja Jepang.
Langkah 7: Pengurusan Visa
Setelah COE terbit, langkah berikutnya adalah:
1. Ajukan Visa di Kedutaan Jepang
Jenis visa yang paling umum:
-
Visa Tokutei Ginou (SSW)
-
Visa Technical Intern Trainee (Gino Jisshu)
-
Visa Engineer / Specialist in Humanities
2. Dokumen untuk Visa
-
COE asli + fotokopi
-
Paspor
-
Formulir aplikasi visa
-
Pas foto
-
Surat sponsor dari perusahaan Jepang
-
Itinerary perjalanan
Proses visa biasanya 3–7 hari kerja.
Langkah 8: Persiapan Keberangkatan & Pelatihan Pra-keberangkatan
Sebelum berangkat, BNP2MI akan memberikan:
1. Pembekalan Akhir (PAP)
Berisi:
-
Hak dan kewajiban pekerja
-
Peraturan Jepang
-
Prosedur keselamatan
-
Kontak darurat
2. Pemberkasan di Indonesia
-
Pendaftaran ke BNP2MI
-
Cek kontrak
-
Asuransi kecelakaan kerja
-
Asuransi kesehatan
3. Persiapan Mental & Barang Bawaan
-
Baju musim dingin
-
Obat pribadi
-
Dokumen penting
-
Kartu debit internasional
Setelah semua lengkap, Anda akan menerima ** jadwal penerbangan**.
Tiba di Jepang & Masa Adaptasi
1. Proses Kedatangan di Bandara Jepang
-
Pemeriksaan imigrasi
-
Pengecekan visa
-
Penerimaan Residence Card (Zairyu Card)
-
Foto & sidik jari
2. Orientasi di Jepang
Anda akan mengikuti orientasi 1–20 hari berisi:
-
Pelatihan bahasa tambahan
-
Informasi hukum Jepang
-
Pelatihan keselamatan kerja
3. Memulai Kerja
Kegiatan awal biasanya:
-
Mengenal supervisor
-
Pelatihan cara kerja
-
Penjelasan shift & gaji
-
Penandatanganan dokumen internal perusahaan
PENUTUP
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mempersiapkan diri dengan maksimal untuk bekerja di Jepang. Meskipun prosesnya panjang, hasilnya sebanding: pengalaman kerja berharga, peningkatan skill, serta penghasilan yang jauh lebih baik.
Komentar
Posting Komentar